Cara Membuat Blog yang Menghasilkan

Share
Comment 0 reply
Cara Membuat Blog yang Menghasilkan

Blog pertama saya dibuat saat kelas 2 SMP, sudah 9 tahun lalu.

Kalau di total, maka sudah puluhan blog yang pernah saya kelola.

Tulisan ini dibuat karena banyak orang yang bertanya, “mas, cara membuat blog gampang ngga sih?“.

Jadi daripada jawab satu persatu, enaknya dijadiin artikel aja deh.

Biasanya kalau ditanya pertanyaan diatas, saya hanya jawab “gampang, tapi itu kalau cuma bikin aja“.

Maksudnya gimana mas?“.

Maksudnya gini, kalau kamu cuma pengin bikin blog, maka gampang banget. Bisa dilakukan hanya dalam 5 menit.

Terus yang susah apanya mas?

Yang susah itu kalau kamu ingin membuat blog yang sukses (menghasilkan). Kamu perlu waktu berbulan-bulan untuk mencapai nya.

Waaaaaah” (mulai mikir dua kali untuk bikin blog).

Saya sampaikan hal ini di awal karena banyak yang memulai membuat blog dengan orientasi uang, tetapi mengira jika hal itu bisa didapat dengan cepat.

Alhasil, hampir semua blogger pemula menyerah setelah 1 – 3 bulan memulai blogging.

Kamu jangan jadi tipe blogger yang kaya gitu ya. Tetap harus semangat.

Saya pribadi sudah banyak mengeluarkan waktu, tenaga, dan uang untuk trial error demi menemukan pola untuk membuat blog yang menghasilkan.

Dan di artikel ini, saya akan menjelaskan pengalaman saya dengan sebaik mungkin.

Mari kita mulai dari poin pertama.

1. Mencari Topik Blog

Ketika membuat sebuah blog baru, hal yang pertama saya lakukan yaitu mencari topik / niche.

Pilih satu topik saja untuk satu blog, artinya kamu tidak mencampurkan dua topik yang berbeda, misalnya topik Kuliner dicampur dengan Teknologi.

Tujuannya apa?

Agar mempermudah kita dalam mengembangkan blog.

Sebagai awal, saya rekomendasikan agar memilih topik yang kamu sukai terlebih dahulu.

Mengapa?

Setidaknya kamu sudah mempunyai gambaran tentang topik tersebut walaupun belum terlalu expert.

“Saya bingung mas, ga tau suka nya apa”

Baik.. jika kamu masih bingung, coba lihat rekomendasi niche blog Indonesia yang pernah saya bahas.

Pilihlah topik jangka panjang dan bukan hanya tren di saat-saat tertentu saja.

2. Menentukan Platform

Saya hanya pernah menggunakan 2 platform saja, yaitu Blogger dan WordPress.

Mungkin keduanya sudah tidak asing lagi di telinga kamu.

WordPress sendiri dibedakan menjadi 2, yaitu:

  • WordPress.com (hosted)
  • WordPress.org (self-hosted)

“Pertanyaannya, mas pilih Blogger atau WordPress?”

Jika disuruh memilih, maka saya 110% akan memilih WordPress.org. Walau di Blogger dan WordPress.com bisa gratis dan membuat kita tidak mengeluarkan uang sedikit pun.

Sedangkan di WordPress.org, kita perlu membeli domain dan hosting. Tetapi dengan ini, kita mempunyai akses penuh ke website kita.

Karena jika masih hosted, maka seolah-olah kita masih menumpang di website mereka.

“Selain karena akses penuh, apa ada alasan lain mas?”

Ada! Dengan menggunakan WordPress.org maka proses optimasi blog akan lebih mudah (nanti akan bahas dibawah).

Blog manarul.com sendiri menggunakan WordPress.org dan tutorial ini hanya akan membahas cara membuat blog di wordpress.

Lanjut ya…

3. Memilih Hosting dan Domain

Dua hal ini ibaratkan makan dan minum yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya hal inilah yang membuat blog bisa live.

Apa itu Hosting?

Hosting adalah tempat untuk menyimpan data yang diperlukan oleh sebuah blog sehingga blog bisa diakses lewat internet. Data ini bisa berupa file, gambar, video, database, dan lainnya.

Sudah disinggung diatas bahwa jika kamu menggunakan Blogspot.com dan WordPress.com, maka hosting sudah tersedia gratis di dalamnya. Berbeda dengan WordPress.org.

Ada beberapa jenis hosting, yaitu:

  1. Shared Hosting
  2. Cloud Hosting
  3. VPS Hosting
  4. Dedicated Hosting

Untuk pemula, saya sarankan untuk menggunakan Shared Hosting.

Karena itulah jenis hosting yang paling murah dan mudah.

Kita perlu menyewa & membayar hosting dan domain setiap bulan/tahun. Karena memang tidak ada pilihan untuk bayar sekali seumur hidup.

Pilih juga hosting yang terpercaya untuk menghindari blog dari masalah yang tidak diinginkan seperti hosting error, lemot, dan lainnya.

Berikut ini penyedia layanan hosting dan domain yang saya rekomendasikan:

Jika ingin membuat blog berbahasa Indonesia, maka pakai hosting Indonesia. Jika ingin blog inggris, maka pakai hosting Internasional.

Harga hosting di niagahoster sendiri mulai dari Rp10.000/bulan, lebih murah daripada makan di warteg.

Apa itu Domain?

Domain adalah alamat yang digunakan untuk mengakses website kamu. Sebagai contoh domain blog ini adalah manarul.com. Domain akan selalu melekat di benak pengunjung.

Pilihlah domain secara matang-matang, karena selanjutnya kita usahakan tidak akan pernah menggantinya (walaupun sebenarnya bisa) dengan alasan agar optimasi blog bisa maksimal.

Tips dari saya untuk memilih domain:

  • Menggunakan .com
  • Mudah diingat, ditulis, dan diucapkan
  • Pendek (kurang dari 20 huruf)
  • Tidak mirip dengan brand besar

Ekstensi .com merupakan yang paling saya sukai karena memang paling mudah untuk diingat.

Selain itu, karena di Niagahoster juga menyediakan domain gratis dengan ekstensi .com jika kamu membeli paket hosting selama 1 tahun.

Kamu bisa mengecek ketersediaan domain di sini atau langsung di penyedia hosting dan domain.

Jika sudah menemukan nama domain yang cocok, mari lanjut ke langkah berikutnya.

4. Install WordPress

Enaknya, niagahoster sudah mempunyai fitur auto install wordpress sehingga kamu tidak perlu pusing untuk melakukan ini dan itu.

Tetapi sebelum itu, kamu perlu centang opsi “Gratis Auto Install Website WordPress” ketika membeli hosting di niagahoster.

auto install wordpress

Jika sudah order hosting dan domain, ikuti langkah berikut ini:

  • Login ke Member Area Niagahoster di sini.
  • Pilih menu Layanan Anda > Kelola Hosting.member area niagahoster
  • Pilih WordPress Management untuk menginstall Website WordPress secara otomatis ke dalam akun hosting Anda.install wordpress
  • Isikan pengaturan instalasi yang diminta, lalu klik Install.installasi wordpress
  • Cara membuat blog dengan WordPress sudah selesai.

5. Memahami Dasar-Dasar WordPress

Walaupun kamu belum pernah menggunakan wordpress, tapi saya yakin kamu akan mudah menyesuaikan karena tampilan wordpress yang bersahabat.

Setidaknya, kita perlu tahu beberapa dasar wordpress di bawah ini:

a. Masuk ke dashboard WordPress

login wordpress

Dashboard dipakai admin untuk mengelola blognya.

Di sana kamu bisa mengubah blog kamu mulai dari pengaturan, tema, plugin, komentar, dan lainnya.

Cara masuk ke Dashboard wordpress biasanya dengan alamat standar:

domain.com/wp-admin

Tinggal masukkan saja username dan password yang sudah dibuat.

b. Mengganti nama blog, bahasa, dll

pengaturan umum wordpress

Mengganti nama blog dan Slogan bisa kamu lakukan di Pengaturan > Pengaturan Umum.

Pengaturan lainnya seperti permalink, diskusi, membaca, bisa ditemukan juga di sini.

c. Mengganti theme WordPress

menu tema wordpress

Biasanya orang kurang suka dengan theme bawaan WordPress, dan mereka ingin menggantinya.

Sudah disediakan ribuan theme gratis yang siap dipakai

Cara ganti theme, kamu cukup pergi ke Tampilan > Tema.

Jika ingin menambah theme baru, klik saja tombol Tambah Baru dan pilih theme yang disediakan atau upload theme yang diinginkan.

d. Menambah plugin WordPress

daftar plugin wordpress

Plugin akan memudahkan kita menambahkan fitur yang diinginkan tanpa perlu coding.

Untuk melihat plugin yang terinstall, klik Plugin > Plugin Terpasang.

Sedangkan untuk menambahkan, klik Plugin > Tambah Baru.

Kamu bisa mencari plugin yang dibutuhkan atau juga bisa Upload Plugin.

Berikut beberapa plugin yang wajib buat saya:

  • Yoast SEO: memudahkan optimasi SEO
  • Really Simple SSL: plugin untuk mengganti URL dari HTTP ke HTTPS.
  • Lihat plugin terbaik WordPress lainnya (soon yah).

e. Membuat post baru

membuat post baru

Untuk melihat konten yang sudah ada, klik Pos > Semua Pos.

Hapus pos dengan judul “Halo Dunia!”, karena itu hanya contoh dari WordPress.

Untuk membuat pos baru, klik Tambah Baru.

Cara membuat blog baru rampung sampai disini.

***

Mudah kan jika hanya membuat blog saja?

Tapi perjalanan masih panjang jika kamu ingin membuat blog yang sudah dibuat menghasilkan rupiah.

Selanjutnya, kamu perlu belajar tentang:

  • Menulis Artikel (Soon)
  • Meningkatkan Pengunjung Blog (Soon)
  • Mendapatkan Uang dari Blog (Soon)

Kalau ada yang mau ditanyakan, komentar aja ya.

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.