Apa itu Domain?

Share
Comment 0 reply
Apa itu Domain?

Artikel ini lebih ditujukan kepada pemula, karena mereka biasanya bertanya-tanya mengenai apa itu domain dan cara kerjanya.

Jika kamu adalah salah satunya, maka mungkin kamu pernah mendengar jika domain merupakan hal dibutuhkan dalam membuat blog.

Saya pribadi ketika ingin membuat sebuah blog, pasti selalu memikirkan nama domain yang cocok terlebih dahulu.

Diharapkan setelah membaca artikel ini, kamu bisa memahami cara kerja domain dan memilih nama domain yang paling cocok untuk blog yang ingin dibuat.

Mari kita mulai.

Apa itu Domain?

Domain adalah alamat situs blog yang diketik oleh orang lain di bilah URL browser untuk mengunjungi situs kamu.

Penjelasan rinci nya begini:

Internet itu merupakan jaringan raksasa yang terhubung satu dengan yang lain menggunakan jaringan kabel global.

Setiap komputer di jaringan ini bisa berkomunikasi dengan komputer lain.

Untuk identifikasi, setiap komputer diberi alamat IP.

IP merupakan serangkaian angka yang mengidentifikasi komputer tertentu di internet.

Misalnya alamat IP ini: 66.249.66.1

Tentunya alamat seperti ini akan sangat susah diingat. Bayangkan saja jika kamu harus mengetik nomor tersebut untuk mengunjungi situs blog favorit.

Nah, nama domain diciptakan untuk menyelesaikan masalah ini.

Sehingga kamu bisa mengunjungi situs blog hanya dengan mengetikkan nama domain, misalnya manarul.com.

Bagaimana Cara Kerja Domain?

Untuk memahami cara kerja domain, perhatikan gambar berikut ini ketika kamu memasukkan suatu alamat domain:

Cara Kerja Domain

wpbeginner.com

Ketika kamu memasukkan alamat domain di browser, maka komputer akan mengirimkan permintaan ke jaringan global server yang membentuk Domain Name System (DNS).

Server-server ini lalu mencari name server yang terkait dengan domain dan meneruskan permintaan ke name server tersebut.

Misalnya situs kamu ada di hosting Niagahoster, maka informasi server nya akan seperti ini:

  • ns1.niagahoster.com
  • ns2.niagahoster.com

Name server adalah komputer yang dikelola oleh perusahaan hosting kamu. Perusahaan hosting akan meneruskan permintaan kamu ke komputer tempat situs blog kamu disimpan.

Komputer ini disebut dengan web server yang memiliki perangkat lunak khusus yang diinstall (seperti Apache dan Nginx) karena memang dua itulah yang populer.

Setelah itu web server akan mengambil halaman web dan informasi yang ada bagian demi bagian.

Sehingga akhirnya ia kemudian mengirim data ini kembali ke browser.

Apa Perbedaan Domain dan Hosting?

Situs web terdiri dari file seperti halaman HTML, gambar, CMS, dan banyak hal lainnya.

Jika domain adalah alamat web kamu, maka hosting web adalah rumah tempat situs kamu berada (semua konten disimpan disini).

Domain sepenuhnya berbentuk digital dan tersimpan di database terpusat.

Sedangkan hosting membutuhkan server fisik yang berlokasi di mana saja dan terhubung ke internet.

Server hosting umumnya seperti hard drive komputer yang menyimpan semua file.

Jenis Nama Domain

Nama domain tersedia di dalam banyak ekstensi. Ekstensi domain yang paling populer yaitu .com.

Selain itu, ada banyak pilihan ekstensi domain lain seperti .net, .id, .org, .info, .tv, dan lainnya.

Tetapi saya tetap menyarankan agar kamu menggunakan ekstensi domain .com.

Berikut ini pembahasan lebih rinci mengenai jenis nama domain yang tersedia:

1. Top Level Domain (TLD)

Top Level Domain (domain tingkat atas) adalah ekstensi domain umum yang terdaftar di tingkat tertinggi di dalam sistem nama domain.

Ada ratusan TLD, namun yang paling populer adalah .com, .org, .net. TLD lainnya kurang direkomendasikan untuk digunakan. Misalnya .club, .biz, .info, .agency, dan lainnya.

2. Country Code Top Level Domain (ccTLD)

Country Code Top Level Domain (domain tingkat atas kode negara) adalah nama domain khusus negara yang diakhiri dengan ekstensi kdoe negara seperti .id untuk Indonesia.

Biasanya domain ini digunakan oleh blog yang menargetkan pengguna di negara tertentu.

3. Sponsored Top Level Domain (sTLD)

Sponsored Top Level Domain (domain tingkat atas yang disponsori) adalah kategori TLD yang mempunyai sponsor yang mewakili komunitas tertentu yang dilayani oleh ekstensi domain.

Misalnya, .edu untuk organisasi terkait pendidikan, .gov untuk pemerintah Amerika Serikat, .mil untuk militer Amerika Serikat, dan banyak lagi.

Siapa yang Bertanggung jawab atas Sistem Nama Domain?

Yang bertanggung jawab untuk mengelola nama domain yaitu Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

ICANNN merupakan organisasi non-profit yang membuat dan mengimplementasikan kebijakan nama domain.

ICANN memberikan izin kepada perusahaan bernama Domain Name Registrars untuk menjual nama domain. Domain Name Registrars ini diizinkan untuk membuat perubahan pada domain names registry atas nama kamu.

Domain name registrars bisa menjual nama domain, mengelola records, pembaruan, dan transfer ke registrars lain.

Sebagai pemilik domain, kamu bertanggung jawab untuk memberitahu kepada registrars tempat mengirim requests.

Dan kamu juga bertanggung jawab untuk memperbarui domain yang telah dibeli.

Bagaimana Cara Memilih Nama Domain?

Sekarang sudah ada lebih dari 350 juta nama domain yang terdaftar dan terus bertambah ribuan domain setiap harinya.

Ini membuat kita yang belum mempunyai nama domain berpikir keras untuk menemukan suatu nama domain yang bagus.

Saya mempunyai beberapa tips untuk kamu yang ingin memilih nama domain:

  1. Pilih ekstensi domain .com karena paling familiar.
  2. Pastikan pendek dan mudah diingat.
  3. Mudah diketik, diucapkan, dan dieja.
  4. Jangan gunakan angka atau tanda hubung.
  5. Gunakan domain name generator untuk menemukan ide.

Bagaimana Cara Membeli Nama Domain?

Kamu bisa membeli nama domain di salah satu penyedia layanan domain. Biasanya harga untuk sebuah nama domain berkisar antara Rp130.000 – Rp200.000 tergantung penyedia layanan domain nya.

Berikut beberapa perusahaan nama domain yang populer:

  • GoDaddy.com
  • Dynadot.com
  • Niagahoster.com
  • Rumahweb.com
  • Idcloudhost.com

Saya sendiri mempunyai beberapa domain di Dynadot, Rumahweb, dan Niagahoster.

Semoga kamu jadi paham apa itu domain dan cara kerjanya yah!

Sekian.

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.